Sate Bulayak, Incaran Pemburu Kenikmatan Lidah

DIMANAPUN lokasi wisata pulau Lombok, paket makanan tradisional Sate Bulayak pasti tersedia. Rasanya yang gurih dan nikmat, menjadikan menu makanan kombinasi antara Sate Daging Sapi dan Bulayak (sejenis lontong dibungkus daun aren), serta siraman sambal khas Lombok ini jadi incaran para pemburu kenikmatan lidah.
Satu lokasi obyek wisata di Lombok Barat, yang sejak di buka untuk umum puluhan tahun silam selalu menjadi tujuan para penikmat Sate Bulayak, yaitu Taman Narmada, sekitar 20 kilometer arah timur Kota Mataram.
Dahulu, pedagang sate bulayak hanya ada di Taman Narmada saja. Seiring perkembangan jaman, para pedagang ini kemudian menyebar ke lokasi-lokasi wisata seperti Taman Suranadi, Hutan Wisata Sesaot, Jalan Udayana, pantai Senggigi, bahkan hingga ujung utara Pulau Lombok, Air Terjun Sindang Gile.
Bulayak adalah makanan sejenis lontong yang terbuat dari beras yang dibungkus denhgan daun anau (daun aren) muda secara sepiral dan memiliki bentuk yang lebih memanjang
Dahulu makanan bulayak ini dibuat masyarakat saat musim panen padi, atau ketika sedang menanam padi di sawah sebagai hidangan para pekerja tani.
Bedanya, dahulu bulayak ini hanya dimakan dengan rebusan tauge (kecambah kacang hijau) yang diberi bumbu sambal pelalah (sambal khas Lombok) saja. Namun seiring berjalannya waktu. Kini dalam penyajiannya bulayak justeru dinikmati bersamaan dengan sate daging sapi. Sehingga akhirnya lebih di kenal dengan nama Sate Bulayak
Paket Sate Bulayak Satu porsi yang berisi sekitar 15 tusuk sate daging sapi atau jeroan sapi, ditambah 5 buah bulayak, plus bumbu pelalah, harganya hanya Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu saja tergantung tempatnya.
Tertarik mencoba, kunjungi segera lokasi-lokasi wisata di Pulau Lombok. Dijamin pengunjung akan menjumpai para pedagang Sate Bulayak.

