Setelah Porprov NTB 2026 Sukses, Apa harapan para pengurus dan pelatih Cabor?

Pertandingan cabang olahraga voli pantai pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026 yang dilaksanakan di Pantai Kuta Mandalika sejak Senin (20/7) hingga Sabtu (25/7) memperebutkan total 6 (enam) medali emas. Ada pun Nomor-nomor yang dipertandingkan meliputi 2×2 Perorangan putra dan putri, 2×2 beregu putra dan putri serta 4×4 Putra dan putri.

Kontingen kota Mataram berhasil memborong 6 (enam) total medali emas yang di semua kategori yang dipertandingkan ditambah 1 perak dan 1 perunggu. Sementara Lombok Barat berhasil meraih 2 perak dan 2 perungu, Lombok Tengah 1 perak 2 perunggu, Kabupaten Bima 1 perak dan 1 perunggu, sedangkan Kota Bima hanya mendapat 1 perak.
Berikuat adalah hasil keseluruhan pertandingan Cabang Olahraga Voli Pantai Porprov NTB 2026:
Kategori Perorangan 2×2 Putri:
1. Kota Mataram
12. Lombok Barat
3. Kota Mataram 2
Kategori Perorangan 2×2 Putra:
1. Kota Mataram
12. Kota Mataram
23. Lombok Barat
Kategori 2×2 Beregu Putri:
1. Kota Mataram
2. Lombok Barat
3. LombokTengah
Kategori 2×2 Beregu Putra :
1. Kota Mataram
2. Lombok Tengah
3. Lombok Barat
Kategori Perorangan 4×4 Putri :
1. Kota Mataram
2. Kabupaten Bima
3. Lombok Tengah
Kategori Perorangan 4×4 Putra :
1. Kota Mataram
2. Kota Bima
3. Kabupaten Bima
Agus Salim seorang legenda dan mantan atlet Voli Pantai Nusa Tenggara Barat ( NTB ) yang berperestasi di timgkat nasional dan internasioanl. Agus Salim yang kini sukses menjadi pelatih dan pengurus provinsi (pengprov) voli pantai NTB sekaligus menjadi pelatih tim voli pantai Kota Mataram mengungkapkan bahwa keberhasilan tim Kota Matram memang sudah sesuai target dan prediksi.

“Tim Voli Pantai Kota Mataram merupakan atlet voli pantai NTB yang sudah dipersiapkan untuk PON 2028, Jadi untuk level Porprov mereka sudah terbiasa dengan segala pressure yang ada. Tim dari kota dan kabupaten lain mungkin bisa mengimbangi tim Mataram tapi belum mampu melampuinya, karena kurangnya persiapan. Untuk menjadi pemain voli Pantai dan tim yang solid diperlukan latihan fisik dan mental selama bertahun tahun. Untuk pembentukan kekuatan, teknik dan skill pemain butuh waktu dan perjuangan serta tekad yang kuat serta nyali dan keberanian yang luar biasa.” ungkapnya.
Dalam kesempayan ini, Agus Salim juga sangat berharap agar Pemprop bisa segera melaksanakan Pelatda bagi atlet yang sudah terpilih.
“Setelah Porprov ini, sanggup gak pemerintah mengadakan Pelatda, walaupun sudah telat paling tidak Agustus ini harus sudah ada Pelatda atau TC (Training Centre ) bagi calon-calon pemain PON 2008.Pelatihan itu butuh anggaran, atlet butuh makan, transportasi dan akomodasi. Untuk pelatihan tidak cukup hanya dengan kata ihklas dan kemauan saja. Karena anggaran dari KONI sangat minim, kami harap Pemerintah bisa memberi dana yang lebih memadai melalui dana hibah ke KONI untuk membiayai pelatiahan para atlet. Kalau pemerintah masih sibuk berbicara dan berdebat tentang anggaran maka kami dari Kota Mataram akan melakukan Pelatda secara mandiri dengan apa adanya.” ujarnya
Agus Salim juga mengungkapkan rasa terima kasih untuk Pemkab Loteng yg telah bersedia menyiapkan tempat sebagai pelaksanaan Porprov voli pantai tahun ini. Menurut Agus Salim Pantai Kuta adalah tempat terbaik untuk melaksanakan voli pantai. Garis pantai yang luas dan datar dengan pasir putih yang lembut dipadukan dengan air laut ynag jernih dan pamandangn laut yang indah menjadikan Pantai Kuta Mandalika, sebagai tempat yang paling ideal untuk olahraga dan kejuaraan voli pantai baik tingkat daerah, nasional maupun internasional. Selain itu, Pantai Kuta juga dikelilingi oleh bukit-bukit dan tebing-tebing yang menawarkan pemandangan spektakuler yang membuat para penonton atau pengunjung betah berlama lama di Pantai Kuta Mandalika, Lombok. Walaupun begitu, Agus Salim berharap ke depannya pertanndingan voli pantai juga bisa dilaksanakan di pulau Sumbawa agar para atlet bisa merasakan pengalaman dan atmospir yang berbeda.
Hal senada juga diungkapkan oleh ketua PBVSI Lombok Barat Ahmad Taufiqurrahman “ Terima kasih kepada para atlet, saya bangga sama para atlet yang telah berjuang keras untuk mendapatkan medali dan menyukseskan porprov NTB 2026. Walaupun dengan anggaran yang jauh dari kata cukup, para atlet kita tetap semangat bertanding. Terima kasih kepada pemkab, KONI dan H. Izzul Islam sebagai ketua Pembina PVBSI Lobar, terimakasi juga kepada tim dan semua pihak atas dukungan yang diberikan dari sejak latihan hingga pertandingan. Harapan kami ke depan agar pemerintah lebih konsen lagi pada kesejahteraan para atlet.’ ungkapnya (Ayu Asri)
