Gali Nilai Patriotisme, Anggota DPR RI Kunjungi Vitrin Pahlawan Nasional

Museum Negeri Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menerima kunjungan Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Dapil II NTB, Hj. Lale Syifaun Nufus, dalam rangka meninjau koleksi sejarah yang dipamerkan di museum, Selasa (11/8/26).
Dalam kunjungan tersebut, Lale Syifaun Nufus menyempatkan diri mengunjungi Vitrin Pahlawan Nasional yang menampilkan koleksi dan informasi tentang Pahlawan Nasional, Maulana Syekh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.
“Alhamdulillah ini baru pertama kali saya berkunjung ke museum dan saya bisa melihat berbagai macam sejarah NTB. Sy senang dan terharu bisa melihat secara langsung vitrin almarhum kakek Maulana Syekh TGKH. Muhammad Zaenuddin Abdul Majid.” ujarnya

Hj. Lale yang merupakan cucu dari TGKH. Muhammad Zaenuddin Abdul Majid ini mengapresiasi upaya Museum Negeri NTB dalam melestarikan sejarah dan mengenalkan tokoh-tokoh penting daerah kepada masyarakat.
Menurutnya, museum memiliki peran penting sebagai ruang edukasi untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap sejarah dan budaya Nusa Tenggara Barat.
“Terima kasih kepada Museum NTB yang sudah mengabadikan kakek Maulana Syekh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Mudah-mudahan semua yang ada di museum ini informasinya dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam mengatakan Museum NTB terus berkomitmen menghadirkan informasi sejarah yang akurat dan mudah diakses oleh masyarakat.
Menurutnya, museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi, tetapi juga menjadi ruang belajar yang menghubungkan masyarakat dengan sejarah, budaya, dan nilai-nilai perjuangan para tokoh bangsa.
“Kami terus berupaya menghadirkan informasi-informasi koleksi yang inklusif, agar dapat diakses oleh masyarakat luas.” ucapnya.
Nuralam juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat luas untuk belajar tentang sejarah kepahlawanan dan patriotisme terutama di bulan
kemerdekaan ini. (*)
